JAKARTA – Dua rider nasional yang akan tampil di seri final Trial Game Asphalt 2018 di Kanjuruhan, Malang pada tanggal 15 Desember, yakni Gerry Salim dan Dimas Ekky ternyata punya misi berbeda. 

Ya, keduanya memang menjadikan ajang supermoto ini sebagai persiapan sebelum memulai musim balap 2019 mendatang. Namun dibandingkan Dimas Ekky, Gerry Salim agaknya lebih berani all out.

Tidak tanggung-tanggung, Gerry Salim bahkan ikut berkompetisi di 4 kelas berbeda. “Saya berkompetisi di 4 kelas yaitu Trail 250, trail 177, FFA 450, dan FFA 450 International,” terang juara Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 tahun 2017 ini.

Baca juga :  Belajar Slalom/Gymkhana dari Dua Juara Nasional

“Saya senang karena di Trial Game ini juga mengundang rider-rider internasional Supermoto. Dan ini pengalaman pertama saya balapan supermoto melawan pembalap-pembalap dari luar negeri. Persiapan saya baru latihan di Sentul. Untuk latihan supermoto nya mungkin langsung di Malang,” lanjut Gerry.

Lain halnya dengan Dimas Ekky yang hanya turun di satu kelas saja yaitu FFA 450 International. Rider berjuluk the red forehead ini justru tidak janji bisa tampil all out.

Untuk target, Dimas yang musim depan bakal tampil di Moto2 nyatanya tidak terlalu mematok pencapaian maksimal, karena bagaimanapun juga Dimas mendapat pesan dari tim untuk tidak berakhir konyol di balapan supermoto.

Baca juga :  Persiapan T2 Motorsports Menjelang Blancpain GT World Challenge Asia 2019

“Saya tahu kondisinya seperti apa, dan saya sadar posisi saya secara profesional seperti apa. Apalagi balapan asli saya bukan di Supermoto. Artinya saya tidak bisa dan tidak boleh mengambil resiko besar. Itu tadi yang tekankan adalah disini saya hanya training dan belajar teknik supermoto. Makanya saya hanya ikut di FFA 450 international karena rider-rider internasional itu sendiri pasti mentingin safety beda dengan kelas lain yang memang jauh lebih ngotot dan beresiko,” beber Dimas.

Baca juga :  Sejumlah Pembalap Dunia Bersaing di Final Trial Game Asphalt 2018

Round final Trial Game Asphalt 2018 di Malang menghadirkan sajian spesial lewat perang bintang pertarungan antara rider top lokal melawan rider asal Eropa di kelas FFA 450 International.

Adapun nama-nama rider international yang ikut serta antara lain Lewis Cornish (Inggris), Germain Vincenot (Perancis), dan Jan Deitenbach (Jerman). [Po/Rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published.