JAKARTA – Pertamina mendukung pegelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia, melalui brand pelumas unggulan roda dua Pertamina Enduro menyelenggarakan turing Enduro Turbo Ultimate Journey rute Surabaya-Bromo-Bali-Mandalika-Lombok mulai 15 hingga 21 Maret 2022.

Kegiatan turing ini merangkul 9 Key Opinion Leaders (KOL) dari latar belakang otomotif dan lifestyle serta community leaders dari local area turing dengan sebutan “Enduro Riders” antara lain Rifat Sungkar, Sintya Marisca, Ferry Maryadi, Angela Lorenza, Okky Adam, Franky Mory, Raka TJR, Enggal dan Baskoro Rio.

Baca juga :  Sambut New Normal, TAC Jakarta Gelar Kopdar Goes To Munas

Enduro Riders akan melakukan turing dari Surabaya hingga Mandalika, Lombok untuk menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia ajang bergengsi MotoGP.

Ceremony Pelepasan dilakukan pada hari Selasa, 15 Maret 2022 di SPBU Jemursari Surabaya oleh Direktur Finance & Business Support PTPL Catur Dermawan bersama manajemen PTPL.

Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Michelin Indonesia yang merupakan Official Tyre Partner MotoGP berupa penggunaan ban untuk turing menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Turing Enduro Turbo Ultimate Journey membawa misi untuk memperkenalkan Pertamina Grand Prix of Indonesia kepada masyarakat dan juga mengangkat pariwisata Indonesia yang dilalui selama perjalanan touring.

Baca juga :  Pertamina Edukasi Siswa SMKN 4 akan Pentingnya Keselamatan Berkendara

Para Enduro Riders akan melakukan aktivitas persiapan mulai dari pengisian bahan bakar Pertamax Turbo di SPBU Pertamina, melakukan penggantian oli Enduro di Enduro Express, dan transaksi menggunakan aplikasi MyPertamina.

Turing Enduro Turbo Ultimate Journey ini, selain membawa misi untuk memperkenalkan Pertamina Grand Prix of Indonesia kepada masyarakat juga bertujuan mengangkat pariwisata Indonesia yang dilalui selama perjalanan touring.

Baca juga :  Ini Baru Keren! Tukar Oli dengan Sampah di Gresik

Sepanjang perjalanan touring, Enduro Riders akan mengunjungi beberapa tempat wisata dalam rangka mengangkat pariwisata Indonesia yang cukup lesu karena pandemic covid-19 selama 2 tahun terakhir. [Po/Rst]