JAKARTA – Virus Corona (Covid-19) sudah masuk ke Indonesia. Hal ini bahkan sudah dikonfirmasi langsung oleh Presiden Joko Widodo yang mengatakan dua orang warga Indonesia pasitif terjangkit Corona.

Kabar ini juga diperkuat oleh keterangan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto.

Virus Corona memang menjadi momok menakutkan dalam skup global. Bahkan beberapa event bertaraf dunia seperti Geneva Motor Show 2020 harus batal digelar karena ancaman virus ini.

Namun lain halnya dengan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 yang sepertinya tetap diselenggarakan.

Baca juga :  Harga Kymco Like 150i di IIMS 2019 Hanya Rp 28.8 Juta

Dyandra Promosindo menyatakan bahwa pameran IIMS 2020 akan tetap berjalan dengan meningkatkan kewaspadaan atas dasar keamanan, keselamatan, dan kesehatan sebagai faktor utama dengan mengikuti keputusan resmi dari pemerintah maupun pihak-pihak yang memiliki otoritas.

Meski begitu, Dyandra Promosindo tetap memantau perkembangan informasi setiap harinya, tetap mengadakan rangkaian persiapan acara jelang perhelatan pameran otomotif tahunan ini.

“Kami berharap dampak virus Corona tidak meluas, situasi akan kondusif dan pandemi Covid-19 akan mereda. Dengan demikian, saat ini penyelenggara secara profesional harus tetap melakukan pesiapan terbaik menyambut pameran akbar IIMS 2020. Rangkaian persiapan diharapkan berjalan lancar sesuai jadwal. Seperti hari ini (3/3) diadakan kegiatan technical meeting hingga tanggal 6 Maret 2020 dan tetap ramai dihadiri oleh para exhibitor maupun sponsor,” jelas keterangan resmi Dyandra Promosindo.

Baca juga :  Ke GIIAS 2019: Weekday Saja, Tiketnya Hanya Rp.50.000

Sementara itu, berdasarkan jadwal IIMS 2020 akan digelar pada tanggal 9 April hingga 19 April 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Mengenai Covid-19, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki pembaruan langsung yang dapat diakses oleh semua masyarakat Indonesia di http://infeksiemerging.kemkes.go.id/.

Pemerintah saat ini dalam status siaga dan siap untuk mengantisipasi virus yang menyebar cepat dengan menyiapkan 100 rumah sakit di seluruh negeri untuk menangani penyakit ini. [po/rst]