JAKARTA – Performa tim Suzuki yang diisi pembalap muda semakin bagus saja. Musim 2019, mereka menyabet dua gelar juara. Tahun 2020, hingga seri kelima, gelar podium utama memang belum mereka dapat. Namun, melihat makin kencangnya para pembalapnya, tropi tersebut bakalan tak lama lagi mereka capai.

Suzuki merasa untuk tahun 2020, podium utama tinggal menunggu waktu. Pasalnya, saat balapan Styria GP yang berlangsung di Red Bull Ring – Spielberg, Styria, Austria akhir pekan lalu (22-23/08/2020) para pembalap Suzuki terlihat makin kencang.

Hal ini memberikan sinyal yang semakin jelas bahwa potensi Team Suzuki Ecstar MotoGP dan kedua ridernya tidak hanya menjadi ancaman serius bagi kompetitor, tetapi juga layak untuk bersanding di posisi terdepan selama balapan bergulir.

‘Mengejutkan’ menjadi kata yang dengan mudahnya muncul saat melihat aksi Joan Mir mendominasi sejak awal lepas dari garis start dan menaklukan tikungan pertama dengan kecepatan yang tinggi. Meski tekanan yang dialami Joan Mir terasa besar, namun bagi rider muda Suzuki tersebut justru menjadi momen spesial untuk membuktikan dirinya mampu menjadi yang terdepan.

Baca juga :  Lewis Hamilton Berpesta di F1 GP Spanyol, Verstappen Gagalkan Podium Vettel

Begitu pula dengan Alex Rins, yang bertanding dalam kondisi belum 100% pulih namun tekad kuat berhasil mendorongnya untuk tampil semakin baik dan konsisten. Sehingga kedua rider Team Suzuki Ecstar MotoGP tersebut sangat diantisipasi oleh rider dari tim lainnya.

Terlepas dari insiden red flag yang terjadi di lap-17 sehingga membuat balapan dihentikan sementara, semangat Joan Mir terus diperlihatkan dengan cara mempertahankan kondisi terbaiknya.

Saat balapan kembali dimulai, Joan Mir tidak memiliki banyak pilihan dalam melakukan penggantian ban, dan ia segera menyadari hal tersebut sehingga strategi bertahan pun digunakan untuk menyelesaikan sisa 12 lap di sirkuit yang memiliki panjang sekitar 4,3 km tersebut.

Baca juga :  Jack Miller Optimis Mampu Geser Danilo Petrucci di MotoGP 2020

Pencapaian finish di posisi ke-4 bukanlah hal mudah bagi pebalap muda tersebut di dalam situasi yang sangat menegangkan menjelang berakhirnya balapan. Dirinya harus bisa bertahan dengan kondisi ban yang semakin berkurang traksinya.

Berkat ketekunan latihan dan kepercayaan diri yang baik, Joan Mir semakin mantap memacu Suzuki GSX-RR yang kini makin dipuji oleh pebalap-pebalap lain yang telah lebih berpengalaman di MotoGP.

Joan Mir memberikan curhatannya tentang jalannya balap kemarin, “Hari ini saya benar-benar tidak beruntung, tetapi hal positifnya adalah saya sangat cepat. Sebenarnya di tikungan terakhir Pol keluar sangat lebar, di luar batas lintasan, dan membuka gas. Saya tidak melihatnya dengan baik tetapi saya pikir dia akan dihukum oleh Race Direction karena itu. Sangat disayangkan dan saya tidak senang dengan ketidakkonsistenan aturan”.

Baca juga :  Suzuki Dukung Pendidikan Pengembangan SDM Otomotif Indonesia

Mir merasa hebat sepanjang akhir pekan, dan di balapan pertama merasa pasti bisa menang, tetapi di restart dia mengaku harus turun dengan ban yang ada dan merasa sangat sulit menahan pembalap lain.

“Saya memberikan semua yang saya bisa tetapi pada akhirnya saya tidak bisa melakukan yang lebih baik dari posisi keempat. Di Misano saya akan mencoba lagi!,” serunya. [Po/Haz]