JAKARTA – Dukung kebijakan pemerintah terkait penghentian penularan Covid-19 atau virus Corona. PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) untuk sementara menghentikan kegiatan gathering komunitas Honda yang tergabung dalam Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT).

Sosialisasi yang sejalan dengan upaya yang dilakukan pemerintah terkait pembatasan kegiatan dengan melibatkan banyak orang, Wahana langsung sebarkan ‘pemahaman’ yang tren disebut social distance (jaga jarak) kepada seluruh komunitas Honda di Jakarta dan Tangerang. Kepedulian ini diambil melihat peningkatan jumlah masyarakat yang terjangkit virus ini.

Baca juga :  30 Miliar, Bantuan Astra Tahap Kedua untuk Cegah Penyebaran Corona

“Demi menjaga dan prihatin dengan kondisi luar biasa saat ini, kami ambil kebijakan untuk menghentikan sementara waktu kegiatan berkumpul bagi komunitas Honda yang biasa kami lakukan,” jelas PIC Community Development Wahana, Agus Sigit.

Gathering Skutik Premium

Berlaku sejak akhir minggu lalu, sebelum maklumat dikeluarkan, Wahana gelar kegiatan untuk komunitas pengguna skutik premium Honda ADV dan PCX150. Kegiatan yang dilakukan berbarengan dengan gelaran Honda Premium Matic Day dua minggu lalu di Karawaci Tangerang.

Baca juga :  Wahana Artha Group 48 Tahun: Rayakan dengan Semangat “Be Adaptive”

Kegiatan tersebut adalah PCX Luxurious Ride (15/03) dan ADV150 Exploride – Culture Mission (14/03). Kegiatan tersebut diantaranya diisi dengan beragam kegiatan mulai rolling city.

Selain itu pemberian donasi untuk mendukung UMKM di Cisadane Walk oleh komunitas PCX yang hadir dengan kostum unik seperti jaket semi jas dan memakai sepatu boot. Sedangkan komunitas Honda ADV150, gathering dengan mengunjungi kampung budaya Tehyan dalam rangka mendukung seni barongsai dan tari cokek.

Baca juga :  Bantuan Corona Astra Tahap 5 Diserahkan, Ventilator Rp20,8 Milyar

“Meski dihentikan sementara, namun kami tetap galang kesolidan dengan beragam kegiatan melalui group online komunitas kami, sehingga rencana dan program kerja masih dapat dikomunikasikan dengan baik,” tutup Sigit. [Po/Rls]