SPANYOL – Balap MotoGP melalui komisi grand prix dalam musim depan akan merubah regulasi yang berkaitan dengan finish saat balapaan berlangsung.

Ini merupakan aturan baru mengenai aturan bagi pebalap yang telah mencapai garis finish namun terjatuh dan terpisah dari motornya.

Melalui pertemuan bersama antara komisi Grand Prix yang dihadiri oleh Dorna Sports, FIM, IRTA, MSMA dan Race Direction yang berlangsung di Madrid (31/11), disepakati keputusan secara bersama mengenai aturan bagi pebalap MotoGP musim depan.

“Sebelumnya, agar memenuhi syarat untuk finis, pembalap harus mengendarai motornya saat melintasi garis finish,” demikian bunyi pernyataan resmi, seperti dikutip dari Motorsport (5/12).

Namun ada situasi dimana pebalap ketika akan menyentuh garis finish mengalami kecelakaan, sehingga pebalap berserta motornya terpisah, hingga salah satunya melewati garis finish.

Baca juga :  Honda Umumkan Program Balap di Berbagai Ajang International Musim 2019

Dalam peryataan resmi komisi Grand Prix, “Di masa depan waktu finis akan ditentukan oleh bagian pertama dari pembalap atau motornya, yang mana lebih dulu melintasi garis finish terakhir.”

Polemik ini pernah terjadi seperti pada musim balap 2017, saat balapan Moto3 Belanda 2017, Bo Bendsneyder harus menelan pil pait, saat ia terjatuh hanya beberapa meter saja menjelang garis finish, ia dinyatakan tidak finish, karena pada aturan sebelumnya pebalap dianggab sah finish bila melintasi garis finish bersama motornya.

Aturan baru juga diterapkan oleh komisi Grand Prix tentang dimana pebalap dapat melanjutkan balapan setelah mengalami kecelakaan, regulasi sekarang menyatakan, “Pada saat bendera merah (Red Flag) dikibaskan, pembalap yang tidak aktif bersaing pada balapan tidak akan diklasifikasikan.”

Baca juga :  MXGP 2019, Seri Palembang Siap Berlangsung

Seperti apa yang telah terjadi di MotoGP Valencia yang sempat dihentikan saat kondisi lintasan basah, hanya terdapat 16 pebalap yang diizinkan untuk start, termasuk Bradley Smith, walau sempat terjatuh tapi ia berhasil masuk pit dalam waktu lima menit usai Red Flag.

“Untuk tujuan peraturan yang mencakup masalah ini ‘aktif’ dan ‘aktif bersaing’ didefinisikan sebagai pembalap yang berkendara di trek, atau mencoba memperbaiki dan menghidupkan mesin, atau bergabung kembali ke trek atau kembali ke pit lane,” terang keputusan Komisi Grand Prix.

Baca juga :  FIM Tolak Gugatan, Andrea Dovizioso Sah Juara MotoGP Qatar

“FIM MotoGP Stewards akan menjadi satu-satunya hakim apakah seorang pembalap secara aktif bersaing dan penilaian semacam itu tidak tunduk pada banding.”

selain itu, ada pula regulasi baru terkait poin konsesi. Tanggal kedaluwarsa akan melekat pada pabrikan MotoGP, yang bakal dibatalkan dalam dua tahun ketika diperoleh. [Po/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.