JEPANG – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) meluncurkan Eclipse Cross Plug in hybrid (PHEV) dan model bensin di Jepang. Model baru yang telah didesain ulang akan menjadi PHEV kedua untuk lini kendaraan Mitsubishi Motors.

Eclipse Cross merupakan SUV crossover yang mengusung gaya unik dan performa dinamis. Diluncurkan secara global pada peringatan 100 tahun Mitsubishi Motors pada tahun 2017, kendaraan ini memiliki bentuk coupe yang stylish dan tenaga dinamis.

Desain ulang membawa dinamika SUV ke level baru, sekaligus mencapai bentuk yang anggun dan mengalir. Untuk pertama kalinya, perusahaan memperkenalkan varian PHEV baru yang menggabungkan sistem 4WD motor ganda dari OUTLANDER PHEV, PHEV terlaris di dunia.

MMC mulai menerima pre-order untuk Eclipse Cross baru dari pertengahan Oktober di Jepang, dan telah menggandakan target penjualan awal, mencapai sekitar 2.000 unit dalam enam minggu.

Baca juga :  Ini Daftar SMK yang Menerima Donasi Kendaraan Mitsubishi

“Kami bertujuan untuk menyediakan produk-produk menarik yang juga menawarkan ketenangan pikiran kepada pelanggan di seluruh dunia, dengan meningkatkan teknologi ramah lingkungan khas Mitsubishi Motors, juga membawa teknologi 4WD kami ke tingkat berikutnya,” ungkap Takao Kato, CEO MMC.

“Dengan kekuatan sebagai pionir teknologi PHEV dan keahlian 4WD yang kami bangun melalui pengalaman reli, kami telah menanamkan esensi Mitsubishi dalam model ini. Eclipse Cross baru adalah mitra ideal bagi pengemudi yang ingin berbuat lebih banyak dengan mobil mereka, dan mencari tantangan baru.

Kato menambahkan Mitsubishi juga berkomitmen untuk membantu mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan dengan menerapkan teknologi EV dan PHEV kami ke penggunaan yang lebih luas. “Pada tahun 2030, kami akan meningkatkan proporsi kendaraan berlistrik dalam total penjualan menjadi 50%, dengan fokus pada PHEV seperti model baru ini,” terangnya.

Baca juga :  New Pajero Sport Tawarkan Desain, Teknologi, dan Sederet Fitur Anyar

Eclipse Cross menggunakan sistem PHEV 4WD motor ganda yang dimodifikasi dari Outlander PHEV. Arsitekturnya terdiri dari satu motor listrik berdaya tinggi di depan dan satu belakang, baterai penggerak berkapasitas besar, dan mesin MIVEC 2,4 liter, yang memungkinkan akselerasi cepat, senyap, namun bertenaga unik untuk kendaraan listrik bersama dengan penanganan yang gesit namun stabil.

Baterai penggeraknya 13,8 kWh dengan jangkauan serba listrik 57,3 km (Mode WLTC), memungkinkan pengemudian listrik murni untuk sebagian besar perjalanan sehari-hari. Terdapat tiga mode penggerak: Mode EV menggerakkan dengan motor listrik menggunakan tenaga dari baterai penggerak; Mode Hybrid Seri menggunakan mesin bensin untuk menghasilkan tenaga untuk motor listrik yang menggerakkan kendaraan; dan Mode Hibrid Paralel menggunakan mesin bensin untuk menggerakkan kendaraan berbantuan.

Baca juga :  Kini Setiap Mobil MG di Lengkapi Apar, Sesuai Arahan Pemerintah

Perpindahan otomatis di antara mode-mode ini sesuai dengan kondisi berkendara memungkinkan pengemudi merasakan kenikmatan berkendara saat berkendara di berbagai lingkungan. [po/rst]