JAKARTA – Memasuki tahun 2022, pemerintah merubah kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Tahun ini mobil-mobil 1.500cc dengan komponen lokal lebih dari 60 persen sudah tidak lagi mendapatkan insentif tersebut.

Imbas kebijakan baru tersebut, alhasil harga-harga mobil yang sebelumnya menikmati insentif itu kini mulai kembali naik atau kembali seperti semula.

Termasuk Mitsubishi New Xpander menjadi salah satu model yang kehilangan insentif karena harganya sudah di atas Rp250 juta. Meski demikian, model MPV andalan Mitsubishi masih punya beragam keunggulan dan nilai plus yang membuat konsumen bakal tetap melirik Mitsubishi New Xpander.

Selain desain yang lebih keren dan futuristis, suspensi baru yang jauh lebih nyaman, serta fitur hiburan yang lebih baik. Faktor ‘X’ yang membuat New Xpander selalu menarik tentunya aspek value for money yang ditawarkan.

Baca juga :  Mitsubishi Xpander Laris Manis di Periode PPnBM, Varian Tertinggi jadi Favorit Konsumen

“Kami percaya produk kami selalu value for money, harganya sesuai dengan nilai yang didapatkan, kami selaku sajikan produk terbaik buat konsumen,” kata Tetsuro Tsuchida, Director sales and marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam keterangan resminya.

Tsuchida menambahkan bahwa pihaknya dengan senang hati jika untuk melakukan komparasi dengan kompetitor alias MPV merek lain yang mungkin menawarkan produk dengan harga di bawah New Xpander.

Baca juga :  Mercedes-Benz G-Class Versi Listrik Siap Meluncur

“Karena dibandingkan produk lain, kompetitor punya banyak varian. Kalau kita lihat memang lebih murah dari Xpander, tapi fitur yang dimiliki kompetitor berbeda. Kami setiap melakukan produk selalu melakukan penelitian dan segmentasi produk. Ini (New Xpander) produk yang sangat matang sehingga konsumen dapat kendaraan yang memenuhi harapan mereka. Xpander baru dengan fitur-fitur terbaik di kelasnya, kami berusaha menawarkan best produk dan Total Cost Ownership (TCO) yang terbaik, serta layanan aftersales resale value yang terbaik,” lanjutnya.

Adapun pertimbangan Total Cost Ownership yang disebut Tsuchida yaitu layanan aftersales paket SMART yang membebaskan pengguna New Xpander dari biaya servis dan sparepart selama 4 tahun atau sejauh 50.000 km.

Baca juga :  New Suzuki Ignis Meluncur, Lebih 'Fresh & Stylish'

Layanan ini jelas membuat pengguna Xpander tidak perlu memusingkan biaya perawatan kendaraan mereka. Karena paket SMART ini, konsumen Xpander tentunya akan rajin melakukan servis di bengkel resmi sehingga kondisi mobil tetap terjaga. Alhasil harga jual kembali (resale value) New Xpander tetap tinggi karena kondisi mobil yang terawat. [Po/Byn]