g-class

BERLIN – SUV G-Class yang terkenal dari Mercedes-Benz dikabarkan akan bergabung bersama dengan produsen mobil SUV Elektrik bermerek EQ dalam waktu dekat ini.

Mercedes-Benz berencana akan menambah 10 mobil listrik dalam jajaranya pada tahun 2022 mendatang.

Saat mengunjungi Kongres Automobilwoche 2019 di Berlin, belum lama ini, CEO Daimler, Ola Kallenius, mengkonfirmasi bahwa pembuat mobil Jerman ini akan memiliki varian G-Class bertenaga baterai.

Seperti dikutip dari bos perusahaan Ola Kallenius saat pidato di Automobilwoche kongres, Kallenius mengatakan, “Akan ada versi EV tanpa emisi dari Mercedes-Benz G-Class,”

Baca juga :  DFSK Perkenalkan Kendaraan Niaga Listrik di GIICOMVEC 2020, Berapa Harganya?

Selain itu melalui tweet dari Sascha Pallenberg kepala transformasi digital Mercedes-Benz yang dibagikan. menunjukkan Mercedes-Benz sedang mengembangkan varian nol emisi dari SUV G-Class.

Namun terdapat hal menarik. Dimana apakah Mercedes-Benz dapat menggunakan teknologi hidrogennya untuk membangun G-Class nol-emisi, atau tetap mengembangkan model yang akan datang dengan berbasis listrik.

Baca juga :  Irit & Handal Suzuki Carry Pick Up Jadi Pilihan PT Indopacific Nusantara

Seperti dikutip dari the drive. Dilaporkan, pada tahun 2017 mantan CEO Daimler Dieter Zetsche mengumumkan bahwa Mercedes akan melistriki seluruh jajarannya, tetapi tampaknya Mercedes tidak yakin dengan kesesuaian G-Class dalam jajaran mobil yang dirubah pada saat itu.

Saat ini belum dapat dipastikan kapan Mercedes akan benar-benar memulai debutnya untuk memasarkan varian dari G-Class berbasis listrik kepada konsumen. terutama mengenai apakah Mercedes akan menambahkan kode ‘EQ’ di G-Class.

Baca juga :  Mazda Indonesia Recall Mazda 3, Kenapa?

“Di masa lalu, ada diskusi apakah kita harus menghilangkan model ini. Cara saya melihat sesuatu sekarang, saya akan mengatakan Mercedes terakhir yang akan dibangun adalah G-Class.” tutup Kallenius. [Po/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.