Max Biaggi Aprilia

JAKARTA – Pebalap Max Biaggi yang memiliki julukan ‘The Roman Emperor’ berencana kembali menjadi pebalap MotoGP di usianya yang sudah terbilang tidak muda lagi.

Biaggi yang kini telah menginjak usia 50 tahun, akan kembali meraimakan lintasan balap MotoGP, namun sayangnya kehadiraan Biaggi tidak sebagai pebalap reguler, melainkan hanya sebagai penguji di Aprilia motor asal pabrikan Italia.

Seperti diketahui, saat ini salah satu pebalap resmi Aprilia, Adrea Iannone terlibat kasus doping di MotoGP yang hingga sekarang statusnya masa depanya masih dipertanyakan.

Baca juga :  MotoGP 2019 Dimulai Pantengin Jadwalnya

Terjeratnya Iannone dengan kasus doping membuat Aprilia tidak memiliki pebalap untuk tes menjelang musim Motogp 2020. Direncanakan Biaggi akang memacu Aprilia RSV4 X selama tiga hari di sirkuit Sepang, dalam tes musim ini.

“Biaggi memang telah menghabiskan total 160 lap, dengan kisaran waktu 2 menit 05 detik-an,” seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Saat tes berlangsung catatan waktu lap Biaggi di sirkuit 2 menit 04.791 detik. Lewat akun Twitter nya Biaggi sempat mencuit rasa senangnya atas hasil time lap yang dicapainya.

Baca juga :  Vespa Race Championship 2018, Bram Prasetya Borong Dua Kelas Sekaligus

“Saya tidak menyembunyikan dari Anda bahwa sayangnya saya masih cepat, Saya hanya punya satu jenis ban Pirelli, yang belum saya temukan dengan baik.” ujar Biaggi.

Setelah pensiun dari MotoGp di usia 45 tahun di tahun 2015, Biaggi kembali membalap untuk tim Aprilia Racing team di WSBK, saat di Sepang ia sempat mampu finish di ke-3.

Baca juga :  Ketika Suzuki Jimny Disiksa Offroader Nasional Julian Johan

Kemampuan Biaggi untuk tetap eksis podium di dunia balap, tentunya ini menjadi modal kuat ia dipilih sebagai pebalap penguji bagi Aprilia di MotoGP. [Po/Byn]

Leave a Reply

Your email address will not be published.