PEKANBARU – Kecintaan pada negeri asal tak pernah luntur bagi orang Minang. Meski di rantau jauh, tradisi ala Minang, tetap dijaga. Salah satunya, dengan cara silaturahmi dengan sesama orang Minang.

Dengan nama acara “Maota Lamak”, Bikers Urang Minang Indonesia Wilayah Riau membangun keakraban.

Dengan tema Marakek Raso, acara digelar di Sipangka Koffie, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru pada Sabtu malam (1/2). Kali ini, Forum Komunikasi (FK) BUMI Pekanbaru tampil sebagai tuan rumah sekaligus panitia acara.

Bro Teddy salah satu pendiri FK BUMI mengatakan, acara dibuat dengan latar belakang perlunya wadah pertemuan berkala bagi bikers Minang di seluruh wilayah Riau. Di kabupaten dan kota di Riau banyak bikers yang berasal dari Minangkabau (Sumatera Barat).

Baca juga :  Ramadhan NMax - XMax Bekasi: Lelang Amal Bikers Tembus 8 Juta

“Agar ada silaturahmi dan lebih terasa persaudaraannya yang kami sebut dunsanakhood maka diadakanlah pertemuan seperti ini dalam enam bulan sekali,” ungkapnya.

Maota lamak, bisa diartikan sebagai kumpul bareng alias kopi darat ala bikers nasional. Sementara Marakek Raso adalah merekat rasa di antara mereka. Dan Dunsanakhood bisa dikatakan sebagai brotherhood.

Para bikers di FK BUMI juga berasal dari berbagai macam club/komunitas dengan beragam sepeda motor dan jenis. Maota Lamak dijadikan kegiatan rutin untuk menumbuhkan kepedulian sesama bikers Minang khususnya dan all bikers pada umumnya.

Lewat acara ini, sambung Teddy, FK BUMI mengajak bikers yang orang Minang untuk menanamkan nilai-nilai budaya alam Minangkabau, agar dunsanakhood yang ada di perantauan selalu ingat jati diri mereka sebagai orang yang berasal dari Minangkabau. Yang ditanamkan adalah nilai-nilai budaya, kesopanan dan ramah terhadap siapa saja.

Baca juga :  "Concern for Couples" Jadi Kegiatan Sadar Kesehatan Ultah TEVCI Ke-3

Malam Minggu kemarin, acara diawali dengan Kopdargab di lokasi biasa bikers Pekanbaru mengadakan kopdar, jalan Cut Nyak Dien. Dari sini, berlanjut dengan rolling city menuju Sipangka Koffi, lokasi ramah tamah sesama dunsanakhood dan all biker yang hadir juga sebagai dukungan kepada FK BUMI sebagai wadah pemersatu bikers minang di perantauan. 

Kegiatan ini sangat spesial berkat hadirnya bikers dari sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Selain pekanbaru, ada yang dari Duri dan Perawang. Dunsanakhood juga ada yang datang dari Palembang (Sumsel).

“Alhamdulillah, terasa sekali kepedulian dunsanakhood menghadiri acara ini. Meski dalam kondisi hujan kawan-kawan tetap semangat untuk berjumpa dengan dunsanakhood se-Riau. Semoga forum ini akan selalu menjadi tempat pemersatu kita dunsanakhood khususnya dan all biker pada umumnya,” ujar Aldo Serena Koordinator FK BUMI Pekanbaru. 

Baca juga :  Bikers Yamaha Lexi se-Indonesia Serentak Gelar Baksos Ramadhan

Forum seperti ini sudah yang keempat kalinya digelar. Semoga ke depannya FK BUMI Riau bisa meningkatkan lagi rasa kepedulian. “Kami berharap, untuk selanjutnya forum seperti ini bisa dibuat lebih meriah lagi,” ujar Yosal Juandi  selaku Koordinator FK BUMI Perawang. [Po/Haz]