JAKARTA – Mantan Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo memiliki peluang untuk menjadi Presiden FIA menggantikan Jean Todt yang saat ini masih memimpin FIA hingga akhir 2021 mendatang.

Selain Luca, beberapa nama yang dikaitkan bakal menjadi sukesor Todt antara lain Ketua Motorsport Inggris, David Richards, lalu ada bos Formula E Aljandro Agag, serta wakil Presiden FIA saat ini Mohammed bin Sulayem.

Baca juga :  Indoclub Putaran 4: Balap 2 Tak Siap Meriahkan Sentul Akhir Pekan Ini

Namun begitu, Luca di Montezemolo menjadi sosok yang dinilai lebih kuat karena memiliki sepak terjang di Formula 1 yang dikenal sebagai strata tertinggi balapan roda empat.

Montezemolo menjabat sebagai Presiden Ferrari sejak tahun 1991. Di bawah kepemimpinannya, Ferrari mencatat sukses besar di F1 dengan gelar juara dunia beruntun dari tahun 2000-2004 dan musim 2007. Ia juga sukses membawa kembali gelar konstruktor ke Maranello pada musim 1999.

Baca juga :  Rifat Sungkar Beri Apresiasi Besar Kejurda Jogja Sprint Rally Ramai Peserta

Di Montezemolo mengundurkan diri dari perannya sebagai presiden Ferrari pada 2014 dan posisinya digantikan oleh Sergio Marchionne.

Tak hanya itu, hal lain yang membuat di Montezemolo memiliki kans besar adalah karena ia mendapat dukungan dari Bernie Ecclestone yang juga memiliki pengaruh besar di FIA. [po/rst]