INGGRIS – Formula 1 kembali berduka setelah salah satu pembalap legendaris asal Inggris Sir Stirling Moss meninggal dunia pada usia 90 tahun.

Moss menghembuskan nafas terakhir, Minggu (12/4) kemarin di kediamannya di London, Inggris. Sejak beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatan Moss memang tidak baik. Menurut sang istri, pembalap yang pernah mengibarkan brand Maserati di ajang F1 tersebut sudah lama berjuang melawan penyakitnya.

Ia sempat dirawat di rumah sakit Singapura pada Desember 2016 lalu selama 134 hari setelah mengalami infeksi paru-paru. Karena kesehatannya yang memburuk, Moss telah meninggalkan semua kegiatan publik sejak tahun 2018.

Baca juga :  Intersport World Stage 2019, Driftainment Pertama & Terbesar di Asia Tenggara

Sang istri, Lady Moss mengatakan ia meninggal dunia dengan tenang saat tengah tidur. “Dia meninggal saat dia hidup, ini luar biasa. Pada akhirnya dia hanya lelah dan menutup matanya yang indah,” kata Lady Moss dikutip dari Daily Mail.

Sir Stirling Moss merupakan satu dari sekian banyak pembalap Inggris yang menuai sukses di balapan jet darat F1. Namun sayangnya selama 10 tahun berkiprah di F1, Moss belum sekalipun merasakan gelar juara dunia. Bagi masyarakat Inggris, Moss sering dijuluki pembalap Formula 1 terhebat yang tidak punya gelar.

Baca juga :  Pembalap TTI, Demas Agil Tembus 5 Besar di Sirkuit Fuji

Masa karir Moss di F1 dimulai 1951 hingga 1961. Ia sempat memperkuat Mercedes, Maserati dan Lotus. Meski tak punya gelar, namun Moss pernah empat kali berada di peringkat dua dunia (1955, 1956, 1957, 1958) dan tiga kali peringkat tiga dunia (1959, 1960, 1961). Ia mengakhiri karirnya dengan Catatan 212 kemenangan dari 529 balapan. [po/rst]