JAKARTA – Melihat kesiapan market yang semakin baik dalam mengadopsi teknologi elektrifikasi, Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai pemegang brand Toyota dan Lexus merasa sudah waktunya untuk memulai babak baru, dimana teknologi elektrifikasi akan bersanding satu dengan yang lainnya untuk nantinya dapat memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda dari tiap pelanggan berdasarkan kelebihan dan tantangan dari masing-masing teknologi.

Spirit yang sama dengan keputusan TAM menyediakan dua brand maupun pilihan segmen yang sangat lengkap khususnya di Indonesia.

“Kami memiliki banyak pilihan teknologi elektrifikasi, saat ini kami sudah siapkan 3 teknologi baik HEV, PHEV, dan Battery Full EV untuk pelanggan di Indonesia. Ini menjadi milestone penting agar kami terus study untuk kedepannya melebarkan pilihan yang lebih lengkap, sejalan dengan kebutuhan mobilitasnya,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Kazunori Minamide.

Baca juga :  HUT Ke-13, TYCI Usung Tema Lampaui Batas di Kota Atlas

Untuk itu, TAM berencana untuk segera meluncurkan kendaraan BEV melalui brand Lexus, yang nantinya akan dijual secara retail dan dapat dimiliki pelanggan di Indonesia untuk melengkapi pilihan-pilihan kendaraan elektrifikasi dengan model HEV yang sudah ada sebelumnya baik di brand Lexus maupun Toyota.

Tidak berhenti sampai di situ, TAM menyadari menjual kendaraan elektrfikasi khususnya Full Battery EV baru dapat menyasar sebagian kecil lapisan pelanggan yang cukup mampu.

Oleh karena itu, dengan tujuan memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk semakin terbiasa dan kenal dengan teknologi ini, saat ini TAM juga tengah bekerjasama dengan ITDC Nusa Dua untuk mempersiapkan dan membangun konsep EV Ecotourism di kawasan Nusa Dua Bali.

Baca juga :  Nissan Jadi Kendaraan Resmi Final UEFA Champions League 2019

Melalui kerjasama ini, Toyota akan menyediakan layanan mobilitas yang terintegrasi bagi semua masyarakat dan turis yang ingin mencoba menggunakan kendaraan BEV di Bali.

Harapannya agar masyarakat dapat mencoba dan semakin terbiasa menggunakan kendaraan berbasis teknologi BEV serta dapat semakin mendukung daya tarik pariwisata di Bali dan Indonesia secara keseluruhan. Pendekatan yang sama juga digunakan dengan menyediakan teknologi PHEV untuk kendaraan Fleet Taxi, dimana harapannya semakin banyak lagi orang yang dapat merasakan pengalaman dengan kendaraan elektrifikasi.

“Dengan berbagai pendekatan yang berbeda ini dan dengan tujuan untuk makin melengkapi pilihan kendaraan elektrifikasi, kami percaya bahwa setiap lapisan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk merasakan dan menggunakan kendaraan elektrifikasi ini dapat dilakukan secara optimal baik melalui kepemilikan, experience dengan kendaraan umum seperti di PHEV, maupun mencoba di Ecotourism yang kami saat ini sedang kami siapkan di Bali” tutup Anton.

Baca juga :  Ford Puma, SUV Mungil dengan Dimensi Bagasi Luas

Sebagai wujud komitmen lebih lanjut, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia sebagai produsen produk Toyota di Indonesia akan memproduksi kendaraan HEV secara lokal mulai tahun 2022 untuk pasar domestik dan ekspor sambil terus melihat kesempatan untuk memperluas produksi lokal kendaraan berteknologi elektrifikasi lainnya. [po/rst]