JAKARTA – Pandemi Covid-19 memaksa induk olahraga otomotif Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengeluarkan surat pembatalan agenda balap mobil di tahun 2020, yang termasuk didalamnya adalah kejuaraan nasional Rally Indonesia.

Seharusnya Kejurnas Sprint maupun Speed Rally itu sudah bergulir sejak bulan Maret silam. Adapun alasan PP IMI membatalkan kegiatan balap 2020 dikarenakan kondisi pandemi di Indonesia yang belum berangsur mereda.

Pembatalan kejurnas rally membuat Xpander Rally Team terpaksa harus menerima kenyataan. Padahal, pengembangan mobil rally Xpander AP4 diklaim sudah selesai dan siap turun di kompetisi.

“Sudah pasti kami kecewa karena batal tampil pada ajang Kejurnas Reli di tahun 2020 ini, padahal XRT sudah melakukan berbagai persiapan terutama pengembangan kendaraan yang akan menjadi kuda pacu utama yaitu Mitsubishi Xpander AP4,” ucap Julian Johan (Jeje) selaku Team Manager XRT.

Baca juga :  Mandalika Offroad Championship 2019 Round 2 Sajikan Trek Standar Kejurnas

“Namun sebagai tim profesional, kami tidak boleh larut dalam kekecewaan, malah kondisi ini memberi kesempatan untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi menghadapi tahun 2021,” sambung Jeje.

Menurut Jeje tim XRT tetap semangat dan fokus melanjutkan uji coba Xpander AP4 di lintasan reli, baik gravel maupun aspal.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan sesi uji coba untuk Mitsubishi Xpander AP4. Tentu saja dalam pelaksanaan uji coba tersebut kami menjalaninya sesuai protokol Covid-19 yang telah ditentukan,” terang Jeje.

Sementara itu Rifat Sungkar, pereli XRT yang juga turut membidani kelahiran Xpander Rally Team, mengaku berharap besar Kejuaraan Nasional di tahun 2020 dapat berlanjut. Apalagi FIA, otoritas otomotif dunia, sudah menjalankan kalender balap internasional yaitu Balap Formula 1 yang berlangsung di Austria. Tetapi dia menyadari bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum reda.

Baca juga :  Kontrak Berlanjut Federal Oil dan Gresini Racing Umumkan Pebalap Baru

“FIA sudah kembali menggelar balap F1, tapi recovery di Indonesia ternyata butuh waktu yang lebih lama, mengingat Indonesia juga terkena pandemi beberapa bulan setelah Covid-19 merebak di negara lain,” ucapnya

Menurut Rifat momentum “istirahat”-nya Kejurnas balap di Indonesia harus dilihat sebagai kesempatan untuk melakukan persiapan dan pengembangan yang lebih sempurna dalam menghadapai balap 2021.

“Kejurnas Balap di Indonesia hanya “istirahat” bukan berhenti, loh,” ucap Rifat

Baca juga :  Kembali Balapan di Eropa, Gerry Salim Bisa Bernafas Lega

Rifat pun mengaku senang sekaligus tidak sabar untuk melakukan uji coba dengan Xpander AP4.

“Mitsubishi Xpander AP4 sebetulnya telah siap sejak awal tahun namun belum dapat kesempatan untuk turun ke lintasan. Tentu saja saya excited menghadapi uji coba perdana untuk Xpander AP4 ini,” tutup Rifat. [po/rst]