SPANYOL – Pembalap Indonesia binaan Astra Honda Racing Team, Mario Suryo Aji gagal membalap di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship musim 2020. Turun di seri Spanyol, Mario mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi pertama.

Akibat kecelakaan yang terjadi pada Jumat (28/8) di Sirkuit Sirkuit Jerez-Angel Nieto tersebut, Mario mengalami patah lengan kanan. Bagian yang patah terdapat di tulang metacarpal ke-3, ke-4, dan ke-5 tangan kirinya.

Malang memang tak dapat ditolak, untung pun tak dapat diraih.  Padahal Mario tengah on fire dan amat siap menyambut balapan yang digelar Sabtu untuk seri ketiga dan Minggu untuk seri keempat.

Baca juga :  Seru, Balap Matik Aerox 155 Pemula YCR Puaskan Warga Sintang-Kalbar

Bagaimana tidak, Mario turun untuk pertamakali di CEV Moto3 Junior Seri Spanyol ini. Sebelumnya, pada seri perdana dan kedua, pembalap 16 tahun binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) ini urung berangkat terkait pandemi Corona.

Seharusnya Mario akan menjalani tiga balapan sekaligus dalam dua hari di sirkuit yang sama. Seri ketiga dilakukan pada Sabtu (29/8) dikemas dalam 1 race. Sedangkan seri keempat pada Minggu (30/8) akan menyelesaikan 2 race.

Dalam Instagram tim AHRT Mario menjelaskan, kecelakaan terjadi saat dia tengah mengejar catatan waktu terbaik di kualifikasi babak pertama. Dalam perjuangan tersebut, Mario terjatuh pada lap kedua. Akibatnya cukup fatal, tiga tulang metacarpal tangan kirinya patah.

Baca juga :  Dimas Ekky Berduet dengan Remy Gardner di Moto2 Sepang

Mario menyebutkan, bahwa dirinya penuh percaya diri karena mencatat putaran yang bagus pada sesi latihan bebas yang digelar Kamis, dan bisa bersaing dengan para pebalap tercepat. “Feeling saya dengan motor juga oke, dan kami mencatat hasil bagus,” ungkapnya.

Kecelakaan terjadi di antara tikungan 11 dan 12, yang merupakan area cepat di lintasan. Selanjutnya Mario harus menjalani istirahat paska operasi. Dia menyatakan akan berusaha keras agar bisa kembali dan melakukan yang terbaik untuk mewakili Indonesia. Kadung berada di Jerez, walau tak bisa ikut balapan karena cedera, Mario masih menyempatkan untuk datang ke sirkuit saat sesi balapan yan digelar Sabtu dan Minggu.. Dengan tulang metacarpal ke-3, ke-4, dan ke-5 tangan kirinya patah, Mario masih berusaha menggali ilmu di Jerez, meskipun hanya di paddock dan tak turun ke lintasan.

Dia menyebutkan bahwa kesempatan belajar ini sangat sayang untuk disia-siakan. Meskipun dengan kondisi yang terbatas seperti saat ini. Lekas sembuh Mario. Setelah sembuh gas lagi! [Po/Haz]