ITALIA – Prestasi Valentino Rossi terus merosot bersamaan dengan usia yang terus meningkat. Musim 2019, Rossi hanya bisa menempati posisi tujuh di klasemen akhir.

Dia hanya bisa dua kali menembus podium dua di awal-awal musim. Tak heran banyak yang menduga, Rossi tak akan lama lagi di MotoGP.

Dia juga sudah menyatakan, hasil musim 2020 akan menentukan apakah dia masih bertahan di MotoGP atau pensiun.

Usia Rossi memang cukup tua untuk ukuran pembalap. Tahun depan dia sudah berusia 41 tahun. Sementara dua pesaingnya, Dani Pedrosa sudah duluan pensiun di usia 34 tahun pada musim 2018. Sedangkan Lorenzo berhenti membalap pada tahun ini di usia 33 tahun.

Baca juga :  Sumatera Cup Prix 2019 Bakal Lebih Seru dan Spesial

Rossi bertahan di MotoGP karena memang masih bisa berkompetisi dengan para pembalap muda. Selain itu, sosoknya adalah magnet besar di ajang ini. Fans 46 selalu memenuhi tribun manakala Rossi tampil membalap.

Tak berlebihan jika pengamat MotoGP Carlo Pernot menyarankan The Doctor untuk bertahan di ajang balap terakbar ini untuk beberapa musim lagi. Pengamat asal Italia ini yakin sekali, penggemar akan kecewa jika Rossi pensiun lebih cepat.

Baca juga :  Dovizioso Pole Position di Motegi, Marquez ke-6, Rossi ke-9

Dengan bercanda dia berandai-andai Rossi menemukan obat awet muda seperti di dunia dongeng. Obat ini akan membuatnya awet muda hingga kuat tampil terus di MotoGP. 

“Saya melihat MotoGP, Yamaha, para media, dan semua orang masih membutuhkan sosok Rossi,” ujar Pernat. Hemm… bener gak ya? 

Berarti, jika Yamaha tak memperpanjangnya di 2020, Rossi harus punya tim baru. Atau dia membalap dengan timnya sendiri, yang kini menanuangi pembalap muda di kelas Moto2 dan Moto3. [Po/Haz]

Leave a Reply

Your email address will not be published.