Euro 4 Indonesia

JAKARTA – Indonesia bersiap masuki era Euro 4 di tahun ini. Setiap kendaraan yang dipasarkan, haruslah mengikuti aturan terkait tingkat gas buang yang rendah dan juga ramah lingkungan.

Peraturan pembatasan era Euro 4 tersebut berlaku mulai tahun ini. Dimana setiap kendaraan harus menggunakan mesin berstandar Euro 4.

Landasan ini mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

Untuk itu, berbagai brand otomotif kini tengah menyiapkan produknya untuk mengikuti aturan tersebut. Salah satunya Isuzu.

Baca juga :  Toyota - UGM Majukan Pendidikan & Perkuat Daya Saing Nasional

Pabrikan kendaraan niaga asal Jepang ini bahkan menyatakan produknya sudah siap untuk mengikuti arahan pemerintah tersebut terkait kendaraan yang ramah lingkungan.

“Kami senang mendengar hal mengenai EURO 4 karena memang kita harus sama- sama mendukung kemajuan negara Indonesia, bahkan negara- negara lain sudah melakukan itu seperti Singapura, Thailand, dan negara lainnya sudah beralih ke EURO 4 dan bahkan lebih,” ujar Ernando Demily selaku vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia dari ini, Senin (3/2).

Baca juga :  Isuzu Indonesia Luncurkan New Giga Tractor Head, Solusi Untuk Pebisnis

Ernando menambahkan, Isuzu sudah sangat siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai EURO 4. Karena pihaknya sudah memiliki engine yang mendukung EURO 4 sejak tahun 2011, yaitu engine Common Rail.

“Pastinya ketika regulasi ini dilakukan ada dampak untuk para pengusaha, terutama untuk bisnis Logistik dimana akan terkena dampak yaitu logistic cost akan meningkat juga,” tambah Ernando.

Selain kesiapan produk, layanan purna jual juga dianggap Isuzu penting. Salah satu perhatiannya dari sisi kemampuan mekanik dalam menangani teknologi baru.

Baca juga :  RIP Simpson Sang Inspirator Produk keselamatan Para Pebalap

Pengenalan teknologi common rail oleh mekanik Isuzu jadi salah satu tahapan guna memperkenalkan teknologi Euro 4 yang Isuzu gunakan pada produk mereka. [Po/Syah]