JAKARTA – Kejuaraan drifting Intersport bertajuk Battle Drift seri keempat yang berlangsung di Subang, Jawa Barat, Minggu (7/10), telah berlangsung sukses dengan meyedot ribuaan pengunjung yang menyaksikan kepiawaian para pebalap nasional dalam melakukan drifting.

Kompetisi yang diikuti oleh puluhan driter tanah air tersebut juga sekaligus merupakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) drifting putaran ketiga yang berlangsung di Landasan Udara Suryadama, Kalijati, Subang, Jawa Barat.

Salah satu drifter Nasional, Emmanuelle Amandio dari tim ABM sukses mempertahankan gelar juaranya kali ini, setelah sebelumnya Dio juga dinobatkan sebagai pemenang dari Battle Drift putaran ketiga di Tangerang.

Amandio sukses merebut podium di kelas Pro saat battle sengit di babak final bersama drifter asal kota Bandung, M Irdam. Meskipun awalnya Amandio sempat mengalami trouble pada mesin mobil yang digunakannya.

Baca juga :  Berikut Jawara Kontes Modifikasi Final Intersport Auto Show 2019

“Di hari Sabtu sama sekali gak ikut latihan pake mobil sendiri, karena ada masalah di mesin. Saat babak kualifikasipun mengendarai mobil ya seadanya aja, gak bisa maksimal,” ujar Amandio ditemui sesaat usai balapan.

Tunggangan Nissan Cefiro Dio baru secara maksimal dapat digunakan sesaat beberapa jam sebelum balapan sesungguhnya berlangsung. Namun, pada akhirnya pebalap yang juga terjun di balapan ISSOM ini mampu menunjukan kepiawaiannya hingga meyakinkan juri bahwa ia layak menjadi juara di Battle Drift putaran keempat serta Kejurnas Drift putaran ketiga.

“Sebenarnya saat balapan pun kondisi mobil tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan. Bisa dijalankan tapi hanya 60% saja. Selebihnya hanya mengandalkan kekuatan doa,” lanjut Dio.

Baca juga :  Kangen Indonesia, Pembalap Federal Oil Sam Lowes ke Indonesia Lagi

Intersport seri keempat kali ini juga, pihak panitia Intersport mendatangkan juri internasional guna meningkatkan kualitas drifting khususnya kemampuan dan ketangguhan para drifter di Indonesia, sebagai persiapan mereka untuk menghadapi drifter internasional di akhir tahun 2018 nanti.

Juri yang dihadirkan oleh Intersport, diantaranya Atsushi Taniguchi yang merupakan drifter internasional asal Jepang, juri senior Wan Bro asal Malaysia, dan yang terakhir Dean Zen dari Indonesia.

Seluruh drifter yang turut serta dalam kompetisi tersebut bersaing memperebutkan beberapa kejuaraan, sepert ikelas Pro, kelas Rookie, dankelas Drift Star, ditambah kejuaraan khusus yaitu Best Drift Team dan Best QTT.

Intersport mengusung kejuaraan Battle Drift sebagai konten utama dari gelaran Intersport World Stage Qualifier. Selain Battle Drift, acara juga turut dimeriahkan oleh VR Motions Drift Simulator, RC Drift Competitions, dan Drone Race Competition.

Baca juga :  Valentino Rossi akan Segera Pensiun di MotoGP Musim Depan

Kemeriahan yang tersaji bukan hanya dari pertandingan ketangkasan mengemudi, melainkan juga ditutup dengan gelaran musik spesial yang diberikan oleh band kenamaan Tanah Air.

Selanjutnya, Intersport akan kembali menggelar kejuaraan Battle Drift putaran kelima yang akan berlangsung di kota Yogyakarta pada akhir Oktober 2018 mendatang. Kejuaraan tersebut sekaligus sebagai kota terakhir dari penyelenggaraan Intersport World Stage Qualifier. [PO/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.