SERPONG – Ada yang menarik dalam acara diskusi kendaraan listrik yang digagas oleh Masyarakat Konservasi & Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI), Rabu (30/1) di Auditorium Sinar Mas Land GOP 9, BSD City.

Tepat di depan pintu masuk auditorium terpajang satu unit motor listrik yang dibuat oleh PT Fresindo Utama.

Motor ini diberi nama Lincah dan masih dalam prototipe sehingga belum resmi dijual di pasaran.

Baca juga :  Darius & Donna Berbagi Kisah di Youtube Saat Touring di Himalaya

Kristian Sutikno, Business Development PT Fresindo Utama menjelaskan motor Lincah ini dirakit di Pusat Industri Kecil milik Fresindo Utama yang berlokasi di Penggilingan, Jakarta Timur dengan konten lokal yang mencapai 60 persen.

“Kandungan lokal 60 persen diantaranya motor penggerak, baterai packer, controler, desain dan ban lokal,” kata Kristian.

Kristian menambahkan, Lincah memiliki tenaga yang setara dengan motor bensin berkapasitas 100 cc. “Top speed bisa mencapai 70 km/jam. Saya rasa itu cukup untuk di perkotaan,” lanjut Kristian.

Baca juga :  Hadir di Tangerang Honda Genio Dapat Sambutan Positif

Berdasarkan studi yang dilakukan Fresindo, Lincah menggunakan baterai two bank yang beroperasi secara bergantian.

“Kami sengaja membuat spesifikasi baterai two bank, yang satu bisa stand by dulu, bisa gantian. Masing-masing baterai memiliki daya 1Kwh,” beber Kristian.

Dalam kondisi baterai penuh, Lincah diklaim bisa menempuh jarak sejauh 60 km. Sedangkan lama pengisian baterai kurang lebih selama tiga sampai empat jam. [Po/Rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published.