JAKARTA – Mahasiswa dan peneliti dari Universitas Budi Luhur (UBL) berhasil membuat sepeda motor listrik yang diberi nama UBL CEV01. Nama tersebut adalah singkatan dari Universitas Budi Luhur Cargo Electric Vehicle Generasi 1.

Sesuai namanya motor listrik ini dirakit untuk kebutuhan kargo atau membawa barang. Sepeda motor listrik ini dibuat dari basic sepeda listrik Selis E-Max.

Kepala Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono mengungkapkan bahwa UBL CEVO1 sudah dimodifikasi pada keseluruhan tampilan dan sistem kelistrikan Selis E-Max.

Baca juga :  Gesits Naik Daun Berkat Lelang yang Terjual Rp.2,55 Miliar

“Seluruh tampilan dan sistem kelistrikan Selis E-Max diubah menjadi motor listrik UBL CEV01 dengan konsep modifikasi zoomer. Tampilan motor sudah tidak seperti aslinya mulai dari rangka, dan bodi,” ungkap Sujono dalam keternagan resminya, Rabu (22/4/2020).

Sujono menambahkan, motor listrik memiliki jarak tempuh maksimum sejauh 150 km dengan baterai Lithium dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam. Secara keseluruhan lama pengembangan UBL CEV01 hanya memakan waktu dua bulan hingga mencapai 90 persen.

Baca juga :  Ducati Superleggera V4 2020 Hanya Tersedia 500 Unit Saja

Karya sepeda motor listrik UBL CEV01 ini semakin menunjukkan komitmen UBL dalam mengembangkan kendaraan listrik. Tahun lalu, para mahasiswa dan peneliti di UBL telah lebih dulu memperkenalkan mobil bertenaga listrik yang diberi nama Blits dan Neo Blits. [po/rst]