JAKARTA – Memasuki musim hujan yang melanda Jakarta dan tanah air tentu harus sangat di waspadi oleh para pengendara. Baik para penguna motor maupun mobil. perlengkapan berkendaran dan konsentrasi harus ekstra hati-hati. Lantaran saat hujan, jalan yang licin serta adanya genangan berpotensi membahayakan.

Tak hanya persiapan perlengkapan berkendara. bila sudah masuk pada musim hujan tentu khusus bagi pengendara roda dua. motor yang biasa digunakan juga perlu perwatan lebih ekstra.

Dikutip dari laman resmi Federal oil, saat musim penghujan, pengguna motor matic disarankan untuk lebih memperhatikan perawatan, kendaraanya agar kondisinya tetap prima saat digunakan.

Langkah Awal Saat Memanaskan Mesin Motor

Saat menyalakan mesin pertama kali di pagi hari disaranakan untuk tidak menggunakan elektrik starter. Sebaiknya gunakan kick starter, agar performa baterai atau aki motor tidak cepat turun atau soak. Kemudian cek putaran mesin. Standarnya putaran mesin berada di 170 rpm. Untuk perawatan berkala, lakukan servis rutin minimal 2 bulan sekali, sekaligus mengganti oli mesin, oli transmisi yang habis masa pakainya.

Baca juga :  Federal Matic Day 2019 Ajak Warga Bandung Peduli Motornya

Perawatan CVT

Selain mesin, CVT dan saringan udara adalah kompnen yang wajib diperhatikan para pemilik motor jenis matic. Pasalnya di dalam CVT terdapat beberapa komponen, diantaranya kabel sirkulasi udara atau saluran pernafasan yang bisa menyebabkan masuknya debu dan air. Untuk pembersihannya dilakukan setiap 15.000 km. Yang tak kalah penting selain membersihkan CVT dan saringan udara, yakni menjaga tekanan angin ban. Mengisi tekanan angin ban harus sesuai dengan ukuran yang direkomendasikan.

Cek Bearing Roda Secara Berkala

Perawatan komponen ini berlaku untuk semua jenis motor. Sebagian bikers mungkin pernah mengalami kondisi ban depan oleng, yang menyebabkan berkendara menjadi tidak nyaman. Bahkan, penumpang yang ada di belakang merasakan ketidaknyamanan.

Jika merasakan gejala tersebut, ada baiknya periksa kondisi bearing/laher roda bagian depan sepeda motor Anda. Karena komponen yang satu ini berfungsi sebagai penghubung antara as roda dan tromol. Menurut Hendra, mekanik yang praktek di bengkel motor Aren Jaya Motor di bilangan Bekasi Timur, ada beberapa penyebab yang bisa bikin bearing cepat rusak.

Baca juga :  Pengendara Bermotor Perhatikan Hal Ini Agar Mudik Aman dan Selamat

Diantaranya seal atau tutup pelindung karet rusak, yang menyebabkan debu/air masuk ke bearing sehingga menyebabkan berkarat. Sering melewati jalan jalan rusak juga menjadi salah satu penyebab, karena bearing akan sering kena benturan dan cacat, termasuk melewati polisi tidur/speed trap dengan kecepatan tinggi.

Selain itu karena kesalahan pemasangan atau lupa memasang collar atau bos as, yang berada di tengah di antara kedua bearing bagian kanan dan kiri.

Hendra menyarankan, bagi para bikers ada baiknya segera periksa kondisi bearing sepeda motornya terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini, apalagi sering menerobos banjir/genangan air. Karena jika didiamkan bisa merusak tromol. Berdasarkan pengalamannya, lama pengerjaan untuk mengganti bearing roda sepeda motor tidak lebih dari 30 menit, dan harga komponen ini relatif murah dikisaran Rp25 ribu-50 ribu untuk kualitas yang bagus, untuk semua jenis sepeda motor. [Po/Amr]