JAKARTA – Hyundai Indonesia baru-baru ini secara resmi memasarkan mobil listrik Hyundai Kona untuk pasar tanah air, Jumat (6/11) kemarin. Namun, peluncuran Kona Electric di Indonesia sedikit diwarnai isu Recall yang menjadi kekhawatiran.

Ya, belum lama ini, Hyundai sempat mengumumkan recall untuk 25.564 unit Kona electric karena insiden kebakaran di Kanada dan Austria. Namun begitu, pihak Hyundai Indonesia mengklaim bahwa, Hyundai Kona Electric yang dijual di Indonesia sudah bebas dan aman dari isu recall.

Baca juga :  Hyundai Luncurkan Dua Mobil Listrik Ioniq dan Kona, Harga Lebih Murah Dibanding Tesla

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh General Manager Service Hyundai Motors Indonesia (HMID), Putra Samiaji. Ia menegaskan untuk Kona yang dipasarkan di Indonesia tidak termasuk ke dalam program recall sehingga konsumen tidak perlu khawatir.

“Produk yang terkena adalah produksi dalam kurun waktu tertentu, jadi untuk Kona yang akan didistribusikan atau dijual di pasar Indonesia tidak termasuk dalam kurun waktu atau batch production yang termasuk dalam recall tersebut. Jadi aman untuk kita dari recall tersebut,” ujar Putra Samiaji melalui webinar.

Baca juga :  Hyundai Accent Indonesia Kini Resmi Terbentuk

Putra menambahkan, adapun Kona Electric yang di-recall merupakan model yang diproduksi dalam rentang waktu September 2017 dan Maret 2020.

“Jadi kami selalu update bila mana ada kebutuhan lebih lanjut mengenai servis atau kampanye di masa yang akan datang. Tapi untuk Kona ini sudah jelas bahwa yang dipasarkan Indonesia tidak masuk recall itu,” lanjutnya.

Kona Electric dibekali baterai sedikit lebih besar 39,2 kWh namun kemampuan jarak tempuhnya lebih sedikit 345 km. Efisiensi konsumsi listrik mobil ini 0,15 kWh per km. Hyundai Kona Electric ditawarkan dengan harga yang cukup kompetitif yakni Rp674,8 juta OTR DKI Jakarta. [po/byn]