JAKARTA – Terinspirasi sukses mengembangkan pesawat HA-420 HondaJet. Honda mencoba untuk melakukan proyek pengembangan mesin jet mereka untuk dapat diterapkan pada Formula 1 (F1) yang kini mulai dinikmati oleh Red Bull.

Produsen mobil asal Jepang tersebut memperkenalkan Spek3 pada perhelatan GP Prancis, sejumlah pembaharuan terdapat di mesin Honda Formula 1 ini, meliputi turbocharger dan proses pembakaran dalam.

Pengembangan mesin jet Honda F1 dilakukan oleh divisi peneliti yang pernah andil bagian dalam proyek mesin HA-420 HondaJet selama dua tahun. Diharapkan kolaborasi dari pengembangan ini akan menghasilkan kemajuan pada spek3 yang telah diperkenalkan penghujung tahun lalu.

Yasuaki Asaki yang memimpin operasional F1 Honda di Sakura, kantor pusat Honda di Jepang, mengisyaratkan bahwa kolaborasi dalam pengembangan teknologi turbin akan membuahkan hasil.

Baca juga :  Speed Challenge Honda Jazz dan Brio Kembali Hadir di ISSOM Seri Ke-6

“Mesin jet memang berbeda dari mesin F1. Tetapi turbocharger dan MGU-H memiliki peran yang mirip seperti turbin di dalam mesin jet,” ungkap direktur teknis Honda F1, Toyoharu Tanabe, seperti dikutip dari Motorsport.

“Itu melibatkan perputaran dengan kecepatan yang tinggi, dan turbin membutuhkan pengembangan desain aero. Jadi terdapat kemiripan teknologi di sana.”

Masashi Yamamoto, bos Honda F1 menambahkan, “Jika Anda hanya bekerja di F1, maka fokus Anda terbatas di sini saja, Kita bisa memiliki sudut pandang yang berbeda dari area atau orang lain, dan meminta saran mereka. Kali ini, inspirasi itu berasal dari area aerodinamika turbin. Pandangan yang baru bisa memberi kami sejumlah peningkatan.”

Baca juga :  F1 Jerman, Max Verstappen Sukses Podium Pertama

Mengapa mesin jet relevan untuk F1, Mesin terdiri dari dua turbin, bagian kecil yang bertekanan tinggi mengusung bilah kristal untuk menghasilkan pembakaran bahan bakar yang lebih rendah. Sementara bagian lebih besar yang bertekanan rendah, berputar ke arah berlawanan, menawarkan bobot yang lebih ringan.

Tetapi Yamamoto juga mengakui bahwa hal ini ikut dipengaruhi oleh kolaborasi “jangka panjang” dengan tim penelitian dan pengembangan proyek mesin jet mereka.

Mesin F1 turbohibrida V6 pada umumnya dilengkapi turbocharger dan MGU-H yang dapat berputar sampai 125.000 rpm rotasi per menit.

Baca juga :  Ajang CEV World Championship, Tiga Pebalap AHRT Sukses Raih 10 Besar

Turbo membuat kinerja mesin pembakaran menjadi lebih efisien. Udara yang terkompresi kemudian disalurkan ke ruang pembakaran. Proses ini menambah jumlah oksigen yang masuk serta memperbanyak jumlah bahan bakar yang mengalami pembakaran sempurna.

Red Bull dan Honda sama-sama mengakui bahwa peningkatan lebih lanjut dibutuhkan untuk bisa bersaing dengan Mercedes dalam perebutan kemenangan dan gelar F1. [Po/adm]

Leave a Reply

Your email address will not be published.