BULUKUMBA – Gojek, perusahaan teknologi aplikasi terbesar di Asia Tenggara melebarkan usahanya ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Peresmian wilayah baru ini dilakukan Bupati AM Sukri A Sappewali, Minggu (10/5).

Peresmian ditandai dengan pemakaian helm perdana bagi pengemudi Gojek yang dilakukan oleh bupati disaksikan jajarannya serta District Head Gojek Makassar Adwin Pratama Anas.

Hadir pula Senior Associate Government Relation Gojek Indonesia Timur Mohammad Khomeiny dan District Operation Manager Gojek Makassar Kurniawan.

Disebutkan, dengan perluasan usaha hingga ke Bulukumba, berarti Gojek sekarang hadir di 210 Kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Gojek saat ini memiliki pertumbuhan yang begitu pesat. Sejak didirikan pada tahun 2010 dan aplikasinya diluncurkan pada tahun 2015, Gojek telah membuktikan bahwa pengemudi ojek dapat melakukan banyak hal, lebih dari sekadar memberikan layanan transportasi. 

Baca juga :  Auto2000 Yaris Fun Drive Surabaya, Hanya Untuk Pencinta Yaris

Gojek membuka empat layanan di Bulukumba untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan melalui layanan GoRide, GoFood, GoSend dan GoPay. 

Bulukumba merupakan Kabupaten dengan perekonomian yang baik didukung dari sektor UMKM sumber hasil alam serta objek wisata ternama “Tanjung Bira”. Potensi inilah yang akan didukung Gojek lewat layanannya. 

Hadirnya Gojek di Bulukumba dapat membantu merealisasikan hal tersebut dengan memberikan akses yang lebih luas kepada para pelaku usaha lokal untuk terus mendorong roda perekonomian melalui pemanfaatan keseluruhan ekosistem Gojek untuk menjalankan usahanya.

Baca juga :  5 Instruktur Binaan PT AHM Siap Bertanding di Kompetisi SJIC 2018

Bupati AM Sukri mengapresiasi dan menyambut baik hadirnya Gojek di Bulukumba untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal dan UMKM. Masuknya Gojek ke Bulukumba juga membuka lapangan kerja dan menggairahkan perekonomian terutama di masa pandemi.

“Dengan adanya Gojek bisa membantu menumbuhkan pertahanan ekonomi, juga memutus rantai pandemi. Oleh karena itu, kesempatan ini saya harapkan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba  dengan Gojek serta stakeholder lain,” ujar bupati.

VP Gojek Regional Indonesia Bagian Timur, Anandita Danaatmadja mengatakan, rekam jejak GO-JEK di Indonesia merupakan sebuah contoh bagaimana teknologi mampu membuka peluang untuk akses dan inklusi. 

Baca juga :  Astra & Gojek Bersatu, Ribuan Kendaraan Disiapkan Buat Driver

“Mereka yang sebelumnya tidak tergabung dalam ekonomi modern, melalui teknologi yang dikembangkan Gojek, mampu terlibat dan bahkan terbekali untuk semakin berkembang,” ungkapnya. [Po/Haz]