CALIFORNIA – Perusahaan raksasa Logistik FedEX mengumumkan peremajaan armada pengirimanya dengan memesan 1.000 unit Van mobil listrik dari Chanje atau bila dalam bahasa Inggris-nya change (perubahaan), ke perusahaan China FDG Electric Vehicles Limited.

Dalam sebuah pernyataan resmi, FedEx mengatakan van listrik ini akan dimamfaatkan untuk “penjemputan dan pengiriman layanan komersial dan residensial” di California.

FedEx akan langsung membeli 100 van, dan menyewa 900 lainnya dari Ryder System Inc. Selain bertindak sebagai perantara transaksi sewa dan menyediakan perawatan untuk kendaraan sewaan, selain itu Ryder memesan van Chanje untuk armada sewaannya sendiri.

Baca juga :  Hadapi Corona, Pertamina Lubricants Sumbang Seragam Medis

FedEx mengharapkan untuk pembelian Van Listrik ini dapat menghemat dua ribu galon bahan bakar dan menghilangkan 20 ton emisi karbon per kendaraan setiap tahun dengan menggunakan listrik.

Van yang dipesan oleh FedEx adalah model V8100 dengan jangkauan tempuh 150 mil dan kapasitas kargo 6.000 pon atau setara 2.700 ton.

Sementara Chanje sendiri telah membahas rencana pabrik perakitan di Amerika Serikat, semua van saat ini dibangun di pabrik FDG di Hangzhou, China.

Baca juga :  Suzuki Edukasi Siswa SD di Bali Melalui 'Clean Up The World'

Hubungan dengan FDG telah memungkinkan Chanje bangkit dan mengembangkan perusahaan lebih cepat dari beberapa startup kendaraan listrik lainnya.

FedEx sendiri mengungkapkan bahwa perusahaanya telah menggunakan kendaraan listrik sejak tahun 2009.

Perusahaan juga telah memesan untuk truk listrik Tesla Semi, dan bermitra dengan Plug Power dan Workhorse pada kendaraan pengiriman bahan bakar hidrogen. [Po/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.