Suzuki Ignis

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengakui wabah Covid-19 atau virus corona memang berpengaruh besar terhadap industri otomotif.

Meski demikian, Suzuki tetap optimis dengan stimulasi produk lewat kehadiran model facelift akan mampu menjaga performa Suzuki di pasar otomotif nasional.

Bahkan Suzuki sendiri menargetkan New Ignis bisa meraih 30 persen market share untuk segmen city car. Hal tersebut disampaikan langsung oleh 4W Marketing Director PT SIS.

“Kalau kita cermati, proyeksi market turun 40 persen. Akan tetapi market ini sangat bergantung pada tiga hal. Yang pertama regulasi, lalu kondisi ekonomi dan stimulus produk,” ujar Dony saat peluncuran New Ignis, Kamis (9/4/2020).

Baca juga :  All New Ertiga Rakitan Indonesia Laris Manis di Meksiko

“Khusus Ignis adalah upaya kami melakukan stimulus dengan harapan Ignis dapat 30 persen market share di segmen city car di Indonesia,” lanjut Dony.

Dony menambahkan, meski kondisi ekonomi saat ini sedang tidak stabil, Suzuki akan terus berusaha menyikapi positif.

“Kondisi market yang ‘challenging’ seperti ini tetap harus kita sikapi positif. Dengan peluncuran produk sebagai langkah menstimulus market,” tegasnya lagi.

Baca juga :  Suzuki Ertiga Cross Muncul di India Apa Sih yang Beda?

New Ignis hadir dengan 2 tipe yaitu GL dan GX dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan Auto Gear Shift (AGS). Selain itu, New Ignis juga tersedia dalam 9 pilihan warna menarik. New Ignis dibanderol dengan harga mulai dari Rp171 juta hingga Rp200 juta on the road Jabodetabek.

Demi menarik minat konsumen, Suzuki menawarkan program penjualan. Konsumen akan mendapatkan hadian Apple Macbook 13 inchi selama pembelian bulan April 2020. Selain itu, Suzuki juga memberikan program gratis suku cadang dan biaya perawatan berkala hingga 50 ribu km khusus bagi pelanggan Ignis. [po/rst]