JEPANG – Carlos Ghosn resmi dipecat sebagai ketua Dewan di Nissan setelah tuduhan penggelapan keuangan yang dituduhkan kedirinya, tuduhan ini muncul setelah Nissan melakukan peyeledikan internal keuangan perusahaan.

Seperti yang telah diberitakan Ghosn ditangkap di Tokyo pada Senin lalu, Ghosn telah melakukan penyimpangan keuangan serta telah mengunakan asset perusahaan demi kepentingan pribadi, termasuk pengunaaan dana sebesar $ 1,5 juta untuk merenovasi rumah pribadi miliknya.

Baca juga :  AHM Kembali Salurkan 990 Sembako untuk Pendukung Petugas Medis

Dewan eksekutif Nissan saat melakukan pertemuan pada Kamis (22/11), secara resmi memutuskan untuk menghapus Ghosn dari posisinya sebagai ketua, selain itu terdapat juga wakil direktur dewan Nissan Greg Kelly yang juga dipecat karna keterlibatanya dengan Ghosn.

Nissan telah membuat dua komite dewan terpisah sebagai langkah terhadap pemecatan kedua eksekutif tersebut. setu dewan komite akan bertugas untuk mengevaluasi eksekutif di perusahaan dan dewan yang lain akan bertugas mengidentifikasi siapa pengganti potensial posisi Ghosn dan Kelly.

Baca juga :  PT MMKSI Berikan Diskon Khusus Bagi Kendaraan Terdampak Banjir

Saat ini komite dewan Nissan masih belum menentukan pengganti Ghosn, namun kemungkinan salah satu kandidat kuat pengganti Ghosn diyakini adalah CEO Nissan Hiroto Saikawa.

Namun untuk sementara ini, walau kehilangan posisinya di Nissan, Ghosn masih tetap menjadi ketua CEO Renault, pemerintah Prancis sendiri masih berharap Ghosn untuk tetap menempati posisi penting dalam tubuh Nissan, selain itu Prancis juga meminta agar Nissan dapat berbagi informasi mengenai hasil penyelidikan internalnya. [Po/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.