JAKARTA – Permintaan suplai New Avanza secara tidak langsung membuat pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM) harus menggeber produksi.

Bahkan ADM pun harus menambah shift hingga overtime demi memenuhi permintaan produksi. Hal tersebut dikarenakan secara penjualan dan permintaan Avanza memang lebih besar dibanding Xenia.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan bahwa target penjualan Avanza di angka 7500 unit per bulan sehingga suplai yang masuk setidaknya di kisaran 7000-8000 unit.

Baca juga :  Ketertarikan Yasmine & Gofar Hilman Terhadap DFSK Glory 560

Soerjo menjelaskan, terkait produksi tersebut, ADM sendiri komitmen untuk memenuhi permintaan Toyota. “Sudah ada komitmen dari ADM untuk mengejar produksi, jadi dia akan nambah shift, akan nambah juga overtime, sama holidaynya juga dia akan coba masuk. Jadi secara produksi mudah-mudahan bisa terpenuhi,” kata Soerjo.

Tak hanya permintaan untuk pasar lokal, kebutuhan ekspor Avanza juga tetap harus dipenuhi. Jadi TAM hanya meminta penambahan suplai Avanza, sedangkan permintaan Rush masih sama.

Baca juga :  New Toyota Agya Dilengkapi Beragam Fitur Mewah

“Kita enggak menurunkan produksi, Rush juga tetap sama 4.000-5.000 levelnya. Terus untuk ekspor sama levelnya di 2.000 level, baik Rush maupun Avanza. Jadi Avanzanya saja yang kita minta naikin,” sambungnya.

Soerjo juga membenarkan bahwa permintaan suplai stok Avanza juga dipengaruhi persiapan jelang lebaran tahun ini karena seperti biasanya Toyota memaksimalkan momen lebaran Idul Fitri untuk menambah volume penjualan Avanza. [Po/rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published.