JAKARTA – Selain dicuci, perawatan bodi mobil dengan cara memoles agar menjaga cat tetap kinclong dan cerah tentu memerlukan tips tersendiri dalam memoles mobil yang benar.

Banyak jasa perawatan salon mobil yang di tawarkan di pasaraan agar bodi mobil kesayangan selalu terlihat mengkilap layaknya mobil baru, namun sebenarnya menjaga bodi mobil terlihat tetap mengkilap bisa dilakukan sendiri.

Memoles bodi mobil sendiri tidaklah sulit, tapi perlu diingat harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar supaya tidak merusak cat mobil kesayangan.

Karena jika memoles mobil dilakukan dengan sembarangan, akan membuat cat bukan tambah kinclong malah jadi baret.

Baca juga :  Cara Mudah Merawat Mobil yang Diam di Rumah Selama PPKM Darurat

Berikut tips cara memoles bodi mobil supaya tidak merusak cat.

Langkah pertama, tentunya harus menyiapkan material yang akan digunakan, kain halus microfiber, spon dan obat atau cairan buat poles.

Dani Haryono selaku Vehicle Repair and Maintenance Division Henkel Indonesia, menyarankan, sebelum mobil dipoles, hendaknya dicuci terlebih dahulu.

“Kalau mau memoles sendiri, mobil dicuci di rumah, bersihkan semua kotoran atau pasir yang ada di bodi mobil yang akan dipoles,” saran Dani, beberapa waktu lalu di kawasan BSD.

Sedangkan untuk pemakai kain lap atau microfiber, harus berhati-hati dan jangan sampai salah, karena ada kain microfiber pinggiran lapnya ada kain kasar.

Baca juga :  Hyundai Perkenalkan Robot Pintar Berkaki Empat

“Penggunaan kain microfiber juga harus hati-hati, biasanya ada bahan microfiber yang bagian pinggirnya itu kasar, usahakan jangan pakai yang seperti itu, karena kalau kainnya kasar bukan bikin tambah mengkilap malah bikin baret, karena cat mobil itu rentan dengan bart,” Tambah Dani.

Dani menambahkan, saat proses pemolesan, jangan dilakukan di tempat yang terik, supaya bahan kimia atau obat polesnya tidak cepat kering.

“Obat polesnya itukan bentuknya cairan, jadi saat proses memoles jangan langsung terkena matahari yang terik, karena obatnya akan cepat kering, usahakan di tempat yang teduh jangan terlalu panas,” ujar Dani.

Baca juga :  Yamaha Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Lebih lanjut Dani menyarankan,pada saat proses pemolesan baik menggunakan mesin maupun tangan untuk tidak menekan secara berlebihan pada permukaan bodi, terutama pada sektor yang sudah terdapat baret halus. [Po/Adhi]

Leave a Reply

Your email address will not be published.