Tips Mobil Bekas Banjir

JAKARTA – Banjir yang melanda Jabodetabek di awal tahun 2020, berdampak banyaknya tempat tinggal dan kendaraan bermotor baik roda dua dan empat terendam banjir.

Kendaraan terdampak banjir biasanya akan memiliki resiko kerusakan baik dari segi kelistrikan dan mesin di masa yang akan datang.

Banyak diantara pemilik mobil yang mengalami terdampak banjir menjual kendaraanya. Hal ini cukup membuat calon pembeli mobil bekas khawatir akan mendapat unit mobil terdampak banjir.

Terry Tham, Kepala Cabang BMW Astra Used Car, memberikan sejumlah tips bagi yang sedang mencari mobil bekas pasca bencana banjir:

1. Periksa Rekam Perawatan Mobil. Melihat rekam perawatan mobil merupakan hal pertama yang dapat dilakukan. Ciri-ciri mobil bekas banjir dapat terlihat dari jenis komponen yang diganti, seperti karet-karet, sisa pengeringan karpet, dan komponen internal mesin pada mobil berusia muda.

Baca juga :  Yamaha Indonesia Sukses Rayakan Keberhasilan Ekspor 1,5 Juta Unit Motor

2. Cium Aroma Interior. Mobil bekas terendam banjir akan memiliki aroma interior bau lumpur yang tidak sedap.

“Bahkan jika dibandingkan dengan mobil yang interiornya masuk dalam kategori tidak terawat, mobil bekas terendam banjir akan lebih bau lagi,” sebut Terry.

3. Periksa Baut-Baut di Bawah Kursi. Jika Anda menemukan korosi atau karat pada baut di area bawah kursi, ada indikasi mobil tersebut sudah pernah terendam banjir.

Hal serupa juga disampaikan oleh Budi Kurniawan, Aftersales Manager BMW Astra “Idealnya, baut-baut di dalam kabin tidak mudah berkarat, karena jarang terkena kontaminasi dari luar.”

4. Periksa Elektrikal Mobil. Mobil generasi baru sudah menggunakan sistem elektrik yang kompleks. Anda dapat melakukan pengetesan pada perangkat elektronik di dalam mobil seperti klakson, audio, wiper, lampu kabin, lampu eksterior, dan power window.

Baca juga :  Federal Oil Berikan Paket Ganti Oli Rp 10 ribu Bagi Korban Banjir

Pastikan tidak ada perangkat yang mengalami gangguan, seperti mati sebelah atau audio bersuara sember.

5. Lakukan Pemeriksaan Bersama di Bengkel Resmi. Jika Anda tidak mengerti sejauh apa pemeriksaan harus dilakukan, Anda dapat membawa mobil yang hendak dibeli ke bengkel resmi untuk pemeriksaan yang lebih komprehensif, terutama pada bagian rumit seperti mesin dan karet-karet pada kaki-kaki.

6. Periksa Asal Usul Mobil Tersebut. Langkah lainnya adalah dengan menggunakan dokumen seperti STNK dan BPKB untuk mengetahui apabila mobil tersebut berasal dari daerah rawan banjir atau tidak.

Walaupun tidak semua daerah rawan banjir pasti terendam, Anda dapat menjadikannya pertimbangan tambahan untuk melakukan inspeksi lebih jauh.

7. Waspada Harga Terlalu Murah. Salah satu alasan masyarakat memilih mobil bekas adalah karena harganya lebih murah daripada beli baru.

Baca juga :  Berikut Fakta Dugaan Penyebab SPBU Cipayung Terbakar

Namun jangan terkecoh dengan harga yang terlampau murah sebelum melakukan langkah- langkah pemeriksaan seperti di atas, karena berisiko mendapatkan unit dengan kondisi bekas terendam banjir.

8. Beli di Dealer Mobil Bekas Terpercaya. Hal termudah yang dapat Anda lakukan adalah membeli mobil bekas dari dealer mobil bekas dengan standarisasi dan jaminan yang jelas.

“Dealer mobil bekas resmi seperti BMW Astra Used Car memberikan garansi unit minimal 1 tahun, serta menjamin seluruh unit bebas dari tabrakan keras maupun banjir,” tutup Terry. [Po/Ajr]

Leave a Reply

Your email address will not be published.