JAKARTA – Segmen kendaraan niaga begitu pesat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Maka dari itu, seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi maka perlu menghadirkan aplikasi untuk konsumen.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pun langsung bergerak cepat dengan menghadirkan aplikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen, terutama dari sisi karoseri.

Attias Asril selaku Marketing Division Head Isuzu Indonesia mengatakan, pastinya Isuzu dan karoseri menginginkan customer mendapatkan product yang fit, proses yang cepat dan mudah serta kompetitif biaya kepemilikian dan operasionalnya.

Untuk menyediakan kebutuhan customer tersebut tentunya Isuzu dan karoseri harus berkolaborasi dengan karoseri dalam membuat end product. End product ini merupakan kolaborasi antara chassis dan aplikasi.

“Isuzu memastikan chassis yang dibuat dapat memnuhi kebutuhan customer termasuk dengan potensi aplikasinya yang dapat diinstall dengan mudah dan cepat oleh karoseri. Nanti setelah product ini dipakai oleh customer Isuzu juga akan menjaga aftersales service product tersebut, ujar Attias, Senin (15/11/2021).

Baca juga :  Isuzu Raih 938 SPK dan Penghargaan Best Booth Commercial Vehicle di GIIAS 2019

Attias menjelaskan, salah satu syarat untuk dapat memproduksi suatu aplikasi pada kendaraan niaga, karoseri membutuhkan SKRB (Surat Keterangan Rancang Bangun) yang harus diajukan kepada Kementerian Perhubungan.

Dalam proses pembuatan aplikasi tersebut, APM dan Karoseri perlu bertukar informasi dan dokumen teknis, misalnya dari Isuzu untuk Karoseri, seperti Surat Uji Tipe (SUT), Gambar 2D, Body Builder Guide (BBG) untuk memberikan panduan dalam pembuatan aplikasi, informasi terkait regulasi dan lainnya.

“Harapan kita adalah kebutuhan customer dapat terpenuhi. Karoseri juga ikut ambil peran dalam memenuhi kebutuhan customer jadi kita harus saling bekerja sama. Saat ini hal yang dibutuhkan karoseri dari kami sebagai APM adalah SUT, Drawing, Body Builder Guide dan surat rekomendasi SKRB sebagai syarat untuk pembuaatan SKRB-nya,” tutur Attias.

Baca juga :  Di Kalimantan Selatan, Suzuki New Carry Pick Up Jadi Raja Kendaraan Niaga

Dikarenakan banyaknya dokumen teknis dan banyaknya jumlah perusahaan karoseri di Indonesia, sehingga dibutuhkan 1 platform yang memudahkan kedua belah pihak untuk bertukar informasi.

Sehingga pada pameran otomotif, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 ini, Isuzu Indonesia meresmikan portal Karoseri, yang bertujuan sebagai jembatan komunikasi dan pertukaran informasi serta dokumen-dokumen antara APM dan karoseri agar lebih cepat dan mudah.

Product Marketing CV & LCV Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia Arvin Sumbung menambahkan, Isuzu berkomitmen dalam memberikan layanan yang fast & easy process kepada seluruh stakeholder Isuzu, oleh karena itu karoseri portal ini sebagai salah satu bentuk komitmen isuzu demi memberikan kemudahan dan kecepatan baik untuk karoseri maupun konsumen.

Baca juga :  PT HPM Kembali Recall Airbag Inflator Honda Accrord di Indonesia

“Dengan adanya portal karoseri ini, diharapkan informasi dan dokumen yang bersumber dari satu pintu akan mengurangi tingkat kesalahan teknis, serta dapat memenuhi kebutuhan masing-masing, baik karoseri maupun Isuzu sebagai APM,” kata Arvin.

Portal Karoseri ini juga menjadi salah satu pintu komunikasi yang cepat antara Isuzu dan karoseri, sehingga informasi teknis, seperti cara instalasi yang baik di chassis dan semacamnya dapat menjadi bahan diskusi demi mencapai hasil aplikasi yang baik dari sisi kualitas, harga dan pengirimannya.