Pengembangan All New Brio Memakan Waktu 3 Tahun

BALI – Pertama kali diluncurkan pada GIIAS 2018 pada Agustus lalu, All New Honda Brio akhirnya menjawab rasa penasaran konsumen dengan ubahan dan transformasi yang signifikan.

Perubahan yang paling mencolok pada sisi desain, dan dimensi yang lebih lebar hingga perkembangan fitur. Desainer Honda mengatakan bahwa setidaknya membutuhkan waktu 3 tahun untuk membuat All New Brio seperti sekarang.

Hal itu disampaikan, Tsutomu Harano selaku Large Project Leader All New Brio, Honda R&D Asia Pacific., Ltd.

Baca juga :  Brio Satya Jadi Kontributor Terbesar Honda di Semester Pertama 2019

“Sejak kapan studinya atau berapa lama kita melakukan riset saya tidak tahu pasti. Tapi sekitar 3 tahun lalu. Itu sudah termuask periode riset seperti bertanya ke customer,” ujar Tsutomu Harano disela-sela sesi test drive, Rabu (17/10) di Bali.

Namun Tsutomo menambahkan bahwa proses pengumpulan data riset yang paling memakan waktu. “Masa riset ini yang membuat lebih lama dalam pengembangan sebuah kendaraan. Hasilnya kita menaikkan level Brio dari yang tadinya bagasi kecil sekarang paling besar di kelasnya. Untuk soal kabin dan bagasi, All New Brio unggul dibanding kompetitor,” lanjutnya.

Baca juga :  Eksistensi Pebalap Muda di Honda Biro dan Honda Jazz Speed Challenge

Untuk sisi mesin, memang belum ada perubahan, All New Brio masih mengusung mesin berkapasitas 1.200 cc. [PO/Rst]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here